Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026

Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026
Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026
Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 20266
Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026
Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026
Dokumentasi Kajian Parenting Agustus 2026

Alhamdulillah, Kajian Parenting pada Sabtu, 22 Agustus 2026 telah terlaksana dengan baik.

Semoga ilmu dan nasihat yang disampaikan menjadi bekal berharga bagi kita semua dalam memahami pendidikan anak dengan lebih baik.

Beberapa Faidah yang dapat kita ambil dari Materi Kajian:

  1. Bentengi diri sebagai orang tua dan keluarga dengan ilmu, iman, dan amal saleh. Karena pendidikan anak bermula dari orang tua yang berusaha memperbaiki dan memberikan teladan bagi dirinya sendiri.
  2. Rasulullah ﷺ adalah teladan terbaik yang semestinya dijadikan contoh dalam berbagai aspek kehidupan seorang muslim. لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ “Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.”
    (QS. Al-Ahzab: 21)
  3. Menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai suri teladan harus dilandasi keimanan, ketundukan, dan kepatuhan kepada Allah ﷻ dan Rasul-Nya. Bukan semata-mata mengikuti apa yang dianggap baik menurut akal, logika, atau perasaan.
  4. Ketika melihat kemungkaran atau kesalahan pada anak, tegur dan nasihati dengan cara yang baik, bijaksana, dan sesuai dengan kondisi anak. Sertai pula dengan doa agar Allah ﷻ memberikan hidayah dan kebaikan kepadanya.
  5. Dalam mendidik anak, tanamkan nilai-nilai keimanan dan tauhid sejak dini. Ajarkan anak untuk mengenal Allah ﷻ, mencintai-Nya, menaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ “Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu.”
    (HR. Tirmidzi)
  6. Doa orang tua terhadap anak termasuk doa yang mustajab. Oleh karena itu, hendaknya orang tua berhati-hati dalam setiap ucapan dan tidak mendoakan keburukan bagi anak, sekalipun dalam keadaan marah.
  7. Pendidikan anak tidak hanya dilakukan melalui lisan, nasihat, dan perintah, tetapi juga melalui sikap dan keteladanan. Anak banyak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan dari orang tuanya.
  8. Masa kanak-kanak adalah masa yang sangat berharga dan tidak akan terulang kembali. Karena itu, manfaatkan sebaik-baiknya untuk memberikan pendidikan, pembiasaan, perhatian, dan keteladanan semaksimal mungkin sesuai kemampuan.
  9. Orang tua hendaknya memahami dan memilih waktu yang tepat untuk memberikan nasihat kepada anak. Nasihat yang disampaikan dengan mempertimbangkan kondisi, suasana hati, dan kesiapan anak akan lebih mudah diterima dan dipahami.
  10. Permudah anak dalam belajar dan membiasakan diri dalam beribadah dengan cara yang bertahap dan sesuai dengan kemampuannya. Jika anak belum sempurna dalam membaca doa, berwudhu, atau melaksanakan salat, ajarkan dan bimbing dengan sabar serta terus dilatih, tanpa menggunakan cara yang justru membuat anak membenci ibadah.
  11. Orang tua hendaknya memahami tahapan pendidikan anak sesuai dengan usia, perkembangan, kemampuan, dan kondisi masing-masing anak. Metode pendidikan yang tepat untuk satu usia belum tentu tepat untuk usia lainnya.